194. Merawat Jejak, Merajut Makna: Catatan atas Waktu dan Pengabdian Prof. Dr. H. Musafir Pababbari, M.Si.
merawat-jejak-merajut-makna-cover

Penulis :

Prof. Dr. H. Musafir Pababbari, M.Si.

Harga : Rp. 87.000


Jumlah Halaman : xviii + 440 hlm
Penerbit : Penerbit CHAKTI PUSTAKA INDONESIA
Tanggal Terbit : Pertama, Juli 2026
Berat :
ISBN :
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Bahasa Indonesia


Editor :

Syarifuddin Jurdi & Fuad Ardlin

Desain Sampul dan Tata Letak

Syukranah Bashirah

Penerbit :

Penerbit CHAKTI PUSTAKA INDONESIA

Redaksi :

PT. Chakti Pustaka Indonesia

Telp./Ponsel: 0813 4427 4767, WhatsApp: 0821 9482 2696

E-Mail : info@chaktipustaka.com
Website : www.chaktipustaka.com

Alamat : Jl. Tabanan III, Bukit Baruga Antang, Makassar

Sinopsis Buku

Buku “Merawat Jejak, Merajut Makna: Catatan atas Waktu dan Pengabdian” hadir sebagai dokumentasi kolektif yang merangkum perjalanan intelektual dan kepemimpinan Prof. Dr. H. Musafir Pababbari, M.Si. — seorang akademisi, Guru Besar Sosiologi Agama, dan mantan Rektor UIN Alauddin Makassar periode 2015–2019 — dalam momen purnabaktinya di usia 70 tahun. Bukan biografi konvensional yang berurutan dari lahir hingga pensiun, buku ini justru tampil sebagai mozaik refleksi dari para kolega, murid, dan sahabat yang pernah mengenal sosok Musafir Pababbari dalam berbagai fase kehidupan akademik. Dari sini muncul potret yang lebih hidup: pemimpin yang tenang dan bijaksana, akademisi yang mendalam sekaligus humanis, serta insan yang setia menapaki jalan pengabdian selama lebih dari 40 tahun. Buku ini terbagi ke dalam empat bagian utama. Bagian I (Legacy Kampus Peradaban) menelusuri warisan strategis kepemimpinan Prof. Musafir dalam membangun UIN Alauddin Makassar sebagai “kampus peradaban”, termasuk capaian akreditasi institusi A dan penguatan tradisi keilmuan. Bagian II (Kepemimpinan, Kebijaksanaan, dan Birokrasi Kampus) menyajikan potret personal: sosok yang egaliter, rendah hati, dan mampu menyeimbangkan antara karir akademik dan jabatan birokrasi. Bagian III (Integrasi, Interkoneksi, dan Penataan Keilmuan) mengupas pemikiran beliau tentang integrasi sains dan Islam, kontribusinya dalam transformasi IAIN UIN, serta gagasan epistemologi keilmuan yang relevan hingga kini. Bagian IV (Testimoni Kolega) menghadirkan suara-suara paling personal: dari kawan semasa kuliah di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan mahasiswa yang menyaksikan langsung perjalanan Prof. Musafir.