104. Hukum Kehutanan Indonesia
Front Cover

Penulis :

Dr. Baso Madiong, S.H., M.H.

Harga : Rp. 154.000


Jumlah Halaman : 297
Penerbit : Chakti Pustaka Indonesia
Tanggal Terbit : 2023
Berat : 0.35 kg
ISBN :XXXX-XXXX-XXXX
Panjang : 23.0 cm
Lebar : 15.5 cm
Bahasa Indonesia


ISBN : 000-000-00000

Editor :
Andi Gunawan Ratu Chakti, S.E., M.Si.

Desain Sampul dan Tata Letak

Tim Chakti Pustaka Indonesia

Penerbit :

Chakti Pustaka Indonesia

Redaksi :

PT. Chakti Pustaka Indonesia

Jl Ir Sutami Ruko Villa Mutiara Indah

E-Mail : info@chaktipustaka.com
Website : www.chaktipustaka.com

Sinopsis Buku

Selama kurang lebih sepuluh ribu tahun terakhir, luas penutupan hutan dunia telah mengalami penurunan  sekitar sepertiganya dari keadaan semula, yaitu dari 6,3 milliar hektar menjadi tinggal 4,2 milliar hektar. Padahal pada tahun 1995 diperkirakan luas hutan dunia hanya tinggal 3,45 milliar hektar . Menurut Allan dan Lanny luas penutupan hutan boreal relatif baik, sedangkan luas hutan pada daerah beriklim sedang sedikit agak meningkat. Akan tetapi luas hutan tropiks terus berkurang dengan laju petumbuhan penduduk. Diseluruh dunia pada akhir tahun 1980-an diperkirakan sekitar 17 juta hektar/tahun. Ancaman terhadap keberadaan hutan tropika sejak tahun 1980-an sama bersarnya dengan tekanan yang pernah dialami oleh hutan di daerah boreal dan daerah temperate pada beberapa abad yang lalu .

Perhatian masyarakat internasional terhadap permasalahan hutan telah berlangsung sejak lama. Dalam artikel tentang World Foresty Congres (WFC) yang dimuat dalam Wikipedia berbahasa Inggris dinyatakan bahwa WFC pertama telah diadakan pada 1926 di Kota Roma, Italia. WFC merupakan pertemuan tingkat internasional dalam bidang kehutanan yang paling besar dan paling penting . Penyelenggaraan kongres tersebut dilaksanakan berkat  bantuan Food and Agricultural Organization of the United Nations (FAO), meskipun  sebenarnya pengorganisasiannya biasanya diselenggarakan oleh negara yang menjadi tuan rumah (penyelenggara) kongres tersebut. FAO merupakan salah satu organisasi resmi yang berada di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang membidangi permasalahan pangan dan pertanian dalam arti luas . Penyelenggara WFC dapat dipandang sebagai salah satu bentuk perhatian masyarakat dunia dalam bidang kehutanan

Dalam perkembangan sejarah industri tercatat bahwa akibat makin tingginya kerusakan lingkungan hidup oleh polusi industri, maka masyarakat dunia mulai memusatkan perhatiannya terhadap permasalahan ini, peristiwa yang dapat dianggap sebagai awal perhatian formal masyarakat dunia terhadap permasalahn lingkungan hidup adalah diselenggarakannya Konferensi PBB tentang lingkungan hidup manusia (The United Nation Conference on the Human Environment) pada tanggal 5-6 Juni 1972 di kota Stockholm, Swedia .