Penulis :
Hasdiyanto Hafied
Andi Rasyid Pananrangi
Imran Ismail
Harga : Rp 50.000
Penerbit : Chakti Pustaka Indonesia
Tanggal Terbit : 2022
Berat : 0.35 kg
ISBN :XXXX-XXXX-XXXX
Panjang : 23.0 cm
Lebar : 15.5 cm
Bahasa Indonesia
ISBN : 000-000-00000
Editor :
Syamsul Bahri, Zulkifli Maulana, Annisa
Desain Sampul dan Tata Letak
Tim Desain Chakti Pustaka Indonesia
Penerbit :
Chakti Pustaka Indonesia
Redaksi :
PT. Chakti Pustaka Indonesia
Jl Ir Sutami Ruko Villa Mutiara Indah
E-Mail : info@chaktipustaka.com
Website : www.chaktipustaka.com
Sinopsis Buku
Kajian
tentang organisasi militer mempunyai keunikan dibandingkan organisasi lainnya.
Keunikannya terletak pada latar belakang terbentuknya organisasi tersebut. Sejarah awal terbentuknya organisasi militer,
berasal dari sekelompok kelas sosial pada masyarakat pemburu yan memiliki
kekuatan fisik dan keahlian menggunakan senjata untuk berburu serta
mempertahankan diri. Sejalan dengan meninghatnya peradaban, maka kelompok
sosial tersebut memiliki, dan diberikan oleh masyarakat melalui kontrak sosial,
kewajiban serta kekuasaan untuk menjaga suku, desa, kerajaan atau negeri dari serangan kelompok lainnya
(Keesing,1964).
Perkembangan
peradaban pula yang menjadikan kelas masyarakat tersebut semakin memilih bentuk
yang lebih rapih dan teratur. Kerapihan dan keteraturan organisasi militer
dilakukan pada beberapa bidang seperti pengaturan hubungan antar anggota
organisasi (hubungan atasan danbawahan), administratif pembagian harta rampasan
perang, serta bayaran atas masa kerja (saat ini dinamakan gaji) dan pola
penentuan pemimpin dalam organisasi. Dalam sejarah, Bangsa Romawi merupakan
bangsa yang dikenal memiliki organisasi militer terkuat, terbaik, teratur dan
terdisiplin dibandingkan bangsa lain pada masanya.
Tingkat
kedisiplinan yang tinggi dari militer Romawi merupakan buah dari kepemimpinan
yang baik. Oleh hal kepemimpinan diorganisasi militer bangsa tersebut yang
berjalan dengan baik dan mengihuti aturan yang telah ditetapkan, Imperium
Romawi menguasai banyak negeri yang terbentang dari Eropa, Afrika daerah
Mediterania dan Asia Tengah selama kurangl ebih 1000 tahun. Hal ini merupakan
sebuah bukti bahwa betapa kepemimpinan yang baik, akan memperkuat organisasi
dan pada akhirnya membantuk keberadaan dan serta pertumbuhan organisasi.
Militer dimanapun berada, memiliki sejumlah atribut yang seragam. Dalam hal
kepemimpinan mereka memiliki karakteristik yang sama. Sesungguhnya, tidak
terdapat perbedaan yang hakiki antara kepemimpinan militer disuatu Negara
dengan Negara lainnya. Kepemimpinan militer itu sendiri dimulai dari penentuan
sejumlah nilai. Nilai akan menghasilkan sejumlah prinsip. Prinsip ini pada
akhirnya menghasilkan dan membentuk kepemimpinan dan atau gaya kepemimpinan.
Kepemimpinan militer di suatu negara akan mempunyai keselarasan dengan falsafah
dan ideology berbangsa dan bernegara yang dianut oleh bangsa tersebut.
Organisasi
militer memiliki nilai yang berlaku umum. Nilai-nilai ini
diangkat dari beberapa persamaan mendasar yang dapat ditemukan dari seluruh
militer yang ada diseluruh negara. Nilai-nilai yang berlaku univercal ini
dianggap bebas nilai dari pengaruh falsafah yang dianut suatu bangsa ataupun
pandangan politis sesaat. Adapun nilai-nilai tersebut adalah: (1) Loyalty, (2) Duty, (3) Respect, (4) Selfless-Service,(5) Honour,
(6).Integrif, dan (7) Personalcourage. (Soemanagora,2003: 21).