Penulis :
DR. Ibrahim, S.E., M.Si., Ak., CA.
Harga : Rp 105.000
Penerbit : Chakti Pustaka Indonesia
Tanggal Terbit : 2023
Berat : 0.35 kg
ISBN :XXXX-XXXX-XXXX
Panjang : 23.0 cm
Lebar : 15.5 cm
Bahasa Indonesia
ISBN : 000-000-00000
Editor :
Lukman Setiawan
Desain Sampul dan Tata Letak
Mutmainnah
Penerbit :
Chakti Pustaka Indonesia
Redaksi :
PT. Chakti Pustaka Indonesia
Jl Ir Sutami Ruko Villa Mutiara Indah
E-Mail : info@chaktipustaka.com
Website : www.chaktipustaka.com
Sinopsis Buku
Akuntansi sektor publik dalam evolusinya sebagai
sebuah akuntansi dana publik merupakan sebuah cara dari akuntansi dan mekanisme
pengkajian yang ditentukan pada penyelenggaraan dana publik. Dana publik ini
diartikan sebagai dana yang dimiliki oleh masyarakat, bukan oleh perorangan,
yang biasanya datur atau dilaksanakan oleh sebuah organisasi sektor publik
ataupun hubungan sektor public swasta. Akuntansi sektor publik menjadi suatu
cara akuntansi dan mekanisme analisis untuk penyelenggaraan dana publik di
organisasi pemerintah pusat, di lembaga tinggi negara dan departemen, di
lembaga pelayanan publik, di organisasi pemerintah daerah, badan layanan publik
yang berada di daerah, dan juga selain itu masyarakat. organisasi sosial dan
lembaga sosial. lembaga, serta dalam proyek perencanaan kolaboratif antara
organisasi sektor publik dan swasta.
Akuntansi sektor publik melakukan proses
identifikasi, mengukur, mencatat, dan melaporkan transaksi keuangan oleh
instansi pemerintah daerah untuk tujuan pengambilan keputusan ekonomi yang
menguntungkan semua pihak di luar. Teknik akuntansi dan mekanisme analisis yang
nantinya akan diterapkan pada pengelolaan dana publik di lembaga negara tingkat
atas dan bawah, termasuk pemerintah daerah, perusahaan, dan lembaga pemerintah,
industri publik, organisasi perusahaan, LSM dan sipil organisasi masyarakat,
serta melamar proyek kerjasama sektor publik dan swasta. Akuntansi sektor
publik merupakan proses pengumpulan, pencatatan, pengklasifikasian dan
analisis, serta menghasilkan laporan keuangan dalam suatu
bisnis/badan/organisasi, baik swasta maupun publik, berikut yang akan digunakan
untuk menyediakan informasi keuangan dan menyasar mereka yang membutuhkan.
untuk membuat keputusan.
Ruang lingkup akuntansi sektor publik mencakup
semua instansi pemerintah dan organisasi nirlaba. Akuntansi sektor publik juga
memiliki hubungan yang sangat erat dengan penerapan dan perlakuan akuntansi
sektor publik. Sektor publik memiliki cakupan yang lebih luas dan kompleks
daripada sektor swasta yang lebih sempit. Perluasan ruang lingkup sektor publik
tidak semata-mata disebabkan oleh keragaman dan bentuk organisasi di dalamnya,
atau dipengaruhi oleh lingkungan kompleks yang mempengaruhi lembaga-lembaga
publik tersebut. Secara kelembagaan, sektor publik meliputi instansi
pemerintah, pemerintah pusat dan daerah serta satuan kerja pemerintah,
perusahaan publik, baik BUMN maupun BUMD, organisasi dan lembaga, organisasi
politik dan massa, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dinas kesehatan, perguruan
tinggi dan organisasi nirlaba lainnya. Bahkan, beberapa tugas dan fungsi sektor
publik juga dapat dilakukan oleh sektor swasta, misalnya tugas menghasilkan
beberapa jenis layanan publik, seperti layanan telekomunikasi, pemungutan
pajak, pendidikan, transportasi umum, dll. Namun untuk beberapa tugas,
keberadaan sektor publik tidak dapat digantikan oleh sektor swasta, misalnya
fungsi birokrasi pemerintah. Dengan demikian, akuntansi sektor publik berbeda
dari akuntansi sektor swasta.
Standar akuntansi adalah panduan atau prinsip umum
yang mengelola perbuatan sebuah akuntansi dalam perancangan dan penyajian
laporan keuangan untuk dikomunikasikan pada pemakai laporan keuangan, selain
itu, sedangkan suatu prosedur akuntansi adalah pelaksanaan khusus yang nantinya
akan dipakai untuk menerapkan patokan tersebut. Untuk mengetahui kepatuhan
dengan proses yang telah di tetapkan, sistem akuntansi sektor publik ini harus
memiliki sistem pengawasan internal untuk pendapatan dan pengeluaran dari dana
publik. Pengembangan patokan akuntansi sangat penting untuk memastikan
ketetapan dari sebuah laporan keuangan. Kurangnya standar akuntansi yang
mencukupi akan berdampak kurang baik pada berupa kurangnya tingkat keandalan
dan keobjektifan dari penjelasan data yang akan disajikan, inkonsistensi di
dalam laporan keuangan, dan kesulitan dalam audit.
Akuntansi sektor publik mempunyai kiprah primer
buat menyediakan sebuah laporan keuangan menjadi keliru satu bentuk aplikasi akuntabilitas
publik. Di dalam akuntansi dan laporan keuangan memuat definisi menjadi suatu
prosedur penghimpunan, pengerjaan dan pendiskusian fakta yg berguna buat
pembuatan sebuah keputusan dan buat menilai suatu kinerja pada sebuah
organisasi. Lantaran keperluan sebuah fakta pada sektor publik yang lebih
bermacam-macam, oleh karena itu faktanya hanya terbatas dalam fakta keuangan yg
didapatkan dan sistem akuntansi pada sebuah organsisasi. Informasi non-moneter
misalnya berukuran hasil pelayanan wajib juga ditinjau kembali pada suatu
pembuatan sebuah keputusan.
Akuntansi sektor publik penting untuk diterapkan
karena pelaksanaan dari akuntansi sektor publik memiliki banyak dampak positif
terutama mengenai kualitas laporan keuangan, menunjukkan bahwa semakin tinggi
pelaksanaan dari akuntansi sektor publik, semakin baik kualitas akuntansi
sektor publik. laporan keuangan. Oleh karena itu kami mengharapkan akuntansi
sektor publik dapat dilakukan di semua instansi pemerintah, bahkan sampai
instansi pemerintah tingkat desa. Dan kami berharap pelaksanaannya lebih
transparan sehingga tidak ada kecurangan atau tindakan yang dapat merugikan
negara sehingga Indonesia menjadi negara yang sejahtera, maju dan maju.