Penulis :
Andi Kaharuddin
Nurdin Arsyad
Asdar
Harga : Rp 66.000
Penerbit : Chakti Pustaka Indonesia
Tanggal Terbit : 2023
Berat : 0.35 kg
ISBN :XXXX-XXXX-XXXX
Panjang : 23.0 cm
Lebar : 15.5 cm
Bahasa Indonesia
ISBN : 000-000-00000
Editor :
Baso Madiong
Desain Sampul dan Tata Letak
Tim Chakti Pustaka Indonesia
Penerbit :
Chakti Pustaka Indonesia
Redaksi :
PT. Chakti Pustaka Indonesia
Jl Ir Sutami Ruko Villa Mutiara Indah
E-Mail : info@chaktipustaka.com
Website : www.chaktipustaka.com
Sinopsis Buku
Geometri
merupakan salah satu sistem dalam matematika yang diawali oleh sebuah
konsep pangkal, yakni titik. Titik kemudian digunakan untuk membentuk garis dan
garis akan menyusun sebuah bidang. Pada bidang akan dapat mengonstruksi
macam-macam bangun datar hingga bangun ruang. Membangun konsep geometri pada anak
dimulai dengan mengidentifikasi bentuk-bentuk, menyelidiki bangunan dan
memisahkan gambar-gambar biasa, seperti segi empat, lingkaran, dan segitiga (Budiarto &
Artiono, 2019; Mulligan, 2015).
Belajar konsep letak, seperti di bawah, di atas, kanan, kiri meletakkan dasar
awal memahami geometri. Konsep geometri berkaitan dengan ide-ide dasar yang
selalu berkaitan dengan titik, garis, bidang, permukaan, dan ruang.
Materi pelajaran matematika
relatif berbeda sehingga membutuhkan proses pembelajaran yang berbeda pula
untuk menyampaikannya (Riayah & Fakhriyana, 2021; Setiawan et al., 2019). Begitu juga dengan konsep geometri yang
bersifat abstrak dan tidak kasat mata, dapat diwujudkan melalui cara semi konkret ataupun konkret dalam pembelajaran. Pembelajaran topik geometri harus dimulai dengan cara sederhana dari
konkret ke abstrak, dari segi inuitif ke analisis, dari eksplorasi ke
penguasaan dalam jangka Panjang (Cumino et al., 2021; Jones &
Tzekaki, 2016; Louis et al., 2019). Pengamatan yang dilakukan Van Hiele menemukan bahwa anak-anak belajar
geometri melalui beberapa tahap yaitu: pengenalan, analisis, pengurutan,
deduksi dan akurasi. Gabungan dari waktu ke waktu, materi pelajaran, dan metode
pengajaran yang dipakai untuk tahap tertentu akan meningkatkan kemampuan
berpikir peserta didik kepada tahap yang lebih tinggi (Alex & Mammen, 2016; Haviger &
Vojkůvková, 2015; Nopriana, 2014).
Pengajaran geometri dapat membantu
peserta didik untuk mengembangkan kemampuan penalaran, oleh karena itu geometri
timbul dan berkembang karena proses berpikir (Jo et al., 2017; Lowrie et al., 2019; Mumma, 2012). Terlaksananya pengajaran geometri dengan baik oleh
guru akan berdampak kepada hasil belajar dan kemampuan penalaran peserta didik.