Penulis :
Dr. Ir. Zulkifli Maulana,
M.P.
Harga : Rp. 66.000
Penerbit : Chakti Pustaka Indonesia
Tanggal Terbit : 2024
Berat : 0.35 kg
ISBN :XXXX-XXXX-XXXX
Panjang : 23.0 cm
Lebar : 15.5 cm
Bahasa Indonesia
ISBN : 000-000-00000
Editor :
Samsul Bahri, S.H., M.H.
Desain Sampul dan Tata Letak
Tim Chakti Pustaka Indonesia
Penerbit :
Chakti Pustaka Indonesia
Redaksi :
PT. Chakti Pustaka Indonesia
Jl Ir Sutami Ruko Villa Mutiara Indah
E-Mail : info@chaktipustaka.com
Website : www.chaktipustaka.com
Sinopsis Buku
Konsumsi
kedelai oleh masyarakat Indonesia akan terus mengalami peningkatan seiring
bertambahnya jumlah penduduk dan meningkatnya kualitas makanan pada setiap tahunnya
(Irwan & Nurmala, 2018). Menurut FAO (2022), produksi kedelai di Indonesia
pada tahun 2019 adalah 940 ribu ton, kemudian pada tahun 2020 produksi kedelai
mengalami peningkatan menjadi 1,040 juta ton. Sementara itu, kebutuhan kedelai
nasional mencapai 3,5 juta ton per tahun. Dengan demikian Indonesia masih
kekurangan 2,56 juta ton setiap tahunnya (Wuye, 2016). Kekurangan tersebut
kemudian terpaksa dipenuhi oleh Pemerintah Indonesia melalui impor pada tahun
2019, sebesar 2,67 juta ton dimana 1,51 juta ton (95%) berasal dari Amerika
Serikat (Sayaka et al., 2021).
Faktor lain yang menyebabkan
rendahnya produksi kedelai berkaitan dengan rendahnya laju fotosintesis,
karena intensitas radiasi yang tinggi di
daerah tropis menyebabkan tingginya laju fotorespirasi, terutama bagi tanaman
kelompok C seperti kedalai, maka rendahnya produksi dan produktivitas tidak
terlepas dari daur karbon dioksida (CO) pada fotosintesis. Umumnya kelompok
tanaman C mempunyai tingkat fotosintesis bersih lebih rendah dibandingkan
dengan kelompok tanaman C. Rendahnya tingkat fotosintesis bersih kelompok
tanaman C, disebabkan karena ketatnya persaingan antara CO₂ dan O₂ dalam
memanfaatkan ribulosa bisfosfat (RuBP) Pemanfaatan RuBP oleh oksigen dengan
bantuan enzim rubisco mengakibatkan pelepasan CO; kembali ke atmosfir dan laju
fiksasi CO₂ pada fotosintesis menurun dan secara tidak langsung akan menurunkan
produksi dan produktivitas tanaman.
