Penulis :
Emelda
Hatta
Murshal
Manaf
Ilham
Alimuddin
Syafri
Harga : Rp 104.000
Penerbit : Chakti Pustaka Indonesia
Tanggal Terbit : 2023
Berat : 0.35 kg
ISBN :XXXX-XXXX-XXXX
Panjang : 23.0 cm
Lebar : 15.5 cm
Bahasa Indonesia
ISBN : 000-000-00000
Editor :
Aslam Jumain
Desain Sampul dan Tata Letak
Tim Chakti Pustaka Indonesia
Penerbit :
Chakti Pustaka Indonesia
Redaksi :
PT. Chakti Pustaka Indonesia
Jl Ir Sutami Ruko Villa Mutiara Indah
E-Mail : info@chaktipustaka.com
Website : www.chaktipustaka.com
Sinopsis Buku
Kegiatan
pertambangan baik pada zona pertambangan terbuka maupun pada zona pertambangan
bersyarat akan menimbulkan dampak terhadap: a. Lingkungan fisik kawasan/dampak
terhadap kondisi fisik (hidrooceanografi, geologi/geomorfologi), b. Lingkungan
hayati/dampak ekologis (kawasan lindung, perikanan) c. Lingkungan sosial,
ekonomi, dan budaya (wisata bahari, permukiman, alur pelayaran, infrastruktur).
Kabupaten Luwu Timur memiliki sumber daya alam dan
tempat beroperasinya sebuah perusahaan multinasional dan lokal, yang bergerak
di bidang pertambangan. Keberadaan perusahaan tambang nikel multinasional PT.
Vale, Tbk menjadikan kawasan pertambangan Sorowako sebagai salah satu pusat
pertumbuhan yang pesat perkembangannya. Kawasan ini ditetapkan sebagai Kawasan
Strategis Nasional karena memiliki sumber daya alam strategis nasional berupa sumber
daya mineral Nikel yang keberadaannya mampu mendukung pertumbuhan perekonomian
nasional khusunya pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Luwu Timur. Francois Perroux
seorang ahli ekonomi perancis menguraikan teori kutub pertumbuhannya (Growth pole) dengan memberikan dasar
pemikiran bahwa suatu tempat merupakan suatu kutub pertumbuhan apabila di
tempat tersebut terdapat industri kunci yang memainkan peranan sebagai
pendorong yang dinamik karena industri tersebut mempunyai kemampuan untuk
melakukan inovasi. Suatu kutub pertumbuhan dapat merupakan pula
suatu kompleks industri, yang berkelompok disekitar industri kunci. Industri
kunci adalah industri yang mempunyai dampak berantai ke depan (forward linkage) yang kuat. (Rahardjo, 2004:53-64).