Penulis :
1. Basri
2. Kamran Aksa
3. Muhammad Arief Nasution
4. Andi Muhibuddin
2. Kamran Aksa
3. Muhammad Arief Nasution
4. Andi Muhibuddin
Harga : Rp. 54.000
Penerbit : Chakti Pustaka Indonesia
Tanggal Terbit : 2023
Berat : 0.35 kg
ISBN :XXXX-XXXX-XXXX
Panjang : 23.0 cm
Lebar : 15.5 cm
Bahasa Indonesia
ISBN : 000-000-00000
Editor :
Aslam Jumain
Desain Sampul dan Tata Letak
Tim Chakti Pustaka Indonesia
Penerbit :
Chakti Pustaka Indonesia
Redaksi :
PT. Chakti Pustaka Indonesia
Jl Ir Sutami Ruko Villa Mutiara Indah
E-Mail : info@chaktipustaka.com
Website : www.chaktipustaka.com
Sinopsis Buku
Indonesia merupakan
negara
kepulauan/maritime yang memiliki daratan
yang cukup luas
yang dapat digunakan sebagai tempat hidup manusia. Dengan
sumber daya pesisir
dan lautan,
merupakan salah satu modal
dasar
pembangunan di Indonesia yang sangat diharapkan
saat ini,
di
samping sumber daya alam darat. Tetapi sumber daya
alam darat, minyak dan gas serta mineral tertentu semakin berkurang akibat eksploitasi yang telah berlangsung sejak
lama. Pada era otonomi daerah, dari sekian banyak potensi pembangunan yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), wilayah pesisir merupakan sumber
pertumbuhan
baru yang
berpotensi
untuk dikelola
secara terpadu, bertahap
dan terorganisir
yang
melibatkan
dua atau lebih ekosistem untuk mencapai tingkat pemanfaatan sistem sumber daya
alam secara optimal.
Wilayah pesisir merupakan kawasan yang
penting
tetapi rentan (vulnerable)
terhadap gangguan. Karena rentan terhadap gangguan,
kawasan
ini mudah
berubah baik dalam skala temporal maupun spasial. Perubahan di kawasan pesisir dipicu karena
adanya berbagai kegiatan seperti industri, perumahan, transportasi, pelabuhan,
budidaya tambak, pertanian dan pariwisata.
Aktivitas manusia dalam menciptakan ruang-ruang terbangun
dan
memanfaatkan lahan akhirnya sering
mengakibatkan masalah di dalam ekosistem pesisir. Batasan kawasan reklamasi pemanfaatan lahan seperti kota pesisir
harus dilakukan. Perkembangan
pemukiman, atau fasilitas lain harus dibatasi melalui sistem penataan ruang agar
perkembangan dalam pemanfaatan lahan dapat terkendali dan
arah
pengembangan
ke
arah sepanjang pantai harus di cegah.
Dengan
potensi
yang unik dan
bernilai ekonomi tinggi namun dihadapkan pada ancaman yang
tinggi pula, maka hendaknya Kawasan reklamasi ditangani
secara khusus agar Kawasan ini dapat berkelanjutan.